Rapor?!
Rapor?!
Kebiasaan anak sekolah, pasti galau kalo udah mendekati hari pengambilan rapor."Siap-siap dimarahin ya guys!"
"Aduh, doain gue selamat ya!"
"Mana nilai semua merah lagi.."
dan seterusnya.
Berbeda denganku, aku terlalu cuek dan cenderung tidak peduli dengan nilai-nilaiku. Hanya mendesah keras saat mom ngajakin ambil rapor. Mending tidur atau nonton youtube deh di rumah! Lagian di sana gak ngapa-ngapain selain dengerin ocehan wali kelas. Kalian tau kan gimana rasanya? Kaya dibongkar semua kejelekan kalian di kelas hahaha.
Rabu, 19 Agustus 2018.
Adalah hari pengambilan rapor untuk siswa/i SMK Strada Daan Mogot. Aku udah pasti ikut, dengan bermodalkan mental, aku pun melangkah masuk ke dalam ruang kelasku. Aku hanya tersenyum canggung melihat wajah teman-teman yang seakan memintaku untuk menyelamatkan mereka. Aku duduk di kursi di mana aku sering duduk saat sekolah.
Akhirnya giliranku, aku udah lemes banget pas salaman sama wali kelas dan duduk di hadapan beliau. Jujur aja, aku gak begitu pede sama nilaiku. Apalagi banyak yang turun nilainya, aku makin ciut. Wali kelasku menunjukkan raporku ke mom. Beliau bilang nilaiku bagus, tapi yang membuatku kecewa adalah beberapa nilai C yang ada di raporku. Mom bilang, "Nilai kamu aja gini, gimana mom gak marahin kamu setiap hari?" padahal aku diberi tau sama wali kelas bahwa aku dapet peringkat pertama di kelas.
Kecewa? Pastinya. Aku nggak heran sih kenapa mom bilang gitu. Semua orang bilang, "Mom kamu hanya mau yang terbaik."
Aku sangat mengerti harapan orang tuaku, aku hanya jenuh merasa bahwa semua perjuangan dan semangatku dalam belajar tak diapresiasi oleh momku. Pathetic. Fighting for nothing itu gak enak banget. Duh, kalo ngomongin soal fighting for nothing, masalah hati juga banyak masalahnya, hehe.
SKIP!
Tapi sepertinya aku salah sangka, setelah mom ambil rapor punya adikku, dia mengirimkan pesan via Whatsapp, isinya "Anak mom semuanya bagus nilainya, Aku dapat rank 1 dan adikku mendapat rank 8 di kelasnya.", disitu aku terharu, setelah diomeli dan segala macam, akhirnya aku mendapat ucapan selamat.
Untuk kalian yang merasa tak dihargai, jangan patah semangat ya! Tetap bejuang karena semuanya pasti berakhir indah.
Salam hangat kawan!
Komentar
Posting Komentar